Ilustrasi Khotbah Tentang Tragedi Kapal Titanic

Ilustrasi Khotbah - Siapa yang belum pernah nonton film Titanic?. Film Drama sekaligus Disaster yang sangat Epic. Kisah yang di angkat berdasarkan kisah nyata dari tenggelam nya kapal pesiar terbesar kalah itu. Titanic diadaptasi kedalam sebuah film di bawah garapan Sutradara James Cameron, dan di perankan oleh dua tokoh utama Leonardo Di Caprio dan Kate Winset.


Saya sendiri menyaksikan film ini ketika masih berusia kelas 4 SD, sebenarnya saya kurang tertarik dengan film drama romantis, karena kehebohan dikala itu semua teman teman saya saling cerita tentang film ini, saya pun mencoba menonton nya yang kebetulan tayang di Televisi Swasta. Dan di luar dugaan saya film ini sangat Epic dan tragis membuat saya baper merinding selama 3 hari kepikiran film ini terus. Mungkin bagi kalian yang lahir di tahun 2000 an masih belum sempat menonton film ini.

Sedikit sejarah tentang Titanic
Thomas Andrew
Titanic adalah sebuah kapal pesiar yang sangat megah dan mewah, di bangun oleh Perusahaan White Star Line yang di Rancang oleh Thomas Andrew insinyur kapal yang berasal dari Irlandia. Dalam catatan sejarah kapal Titanic tenggelam di Samudra Atlantis pada tanggal 15 April 1912 dalam pelayaran perdana nya dari Shouthamplon ke New York City. Di tengah perjalanan kapal ini menabrak gunung Es yang sangat besar pada pukul 23:40. Dalam tragedi ini sebanyak 1600 jiwa tewas termasuk Thomas Andrew sang perancang kapal itu sendiri.


Bangkai kapal Titanic sendiri saat ini masih ada di permukaan laut samudra Atlantis dan pada tahun 2019 lalu di buka sebagai objek wisata sejarah. Ada beberapa hal yang bisa di jadikan Ilustrasi Khotbah atas kejadian tenggelamnya kapal Titanic, yang bisa kalian simak di bawah ini :

Kesombongan
Pada tanggal 15 April 1912 Sebuah kapal mewah yang bernama Titanic tenggelam di tengah lautan Atlantis yang begitu dingin dan mencekam. Sebelum berangkat sang perancang kapal tersebut Thomas Andrews mengatakan Bahwa "tidak ada yang bisa merobohkan kapal ini, Bahkan Tuhan sekalipun".

Dengan angkuh nya ia membuat pernyataan seperti itu, se olah kapal yang ia buat melebihi keagungan Tuhan. Namun di tengah pelayaran pertamanya kapal tersebut menabrak gunung es yang begitu besar, sehingga menewaskan 1600 penumpang termasuk Thomas Andrew sang pembuat Kapal tersebut.

Kesimpulannya Tidak ada yang bisa kita sombongkan dari diri kita, semua yang kita punya adalah pemberian dari Tuhan, jika tuhan sudah mengambil segala yang kita punya kita bisa apa?. Hendaknya kita selalu bersykur dalam segala hal,supaya nama Tuhan bisa selalu di permulia kan.

Terlambat
Di ruang kendali sebelum kapal Titanic menabrak gunung Es, semua petugas di ruangan itu sedang sibuk dengan pekerjaan mereka masing masing, ada telfon berdering mereka abaikan, 2 menit mereka abaikan, menit ketiga terlewat begitu cepat, sehingga ada 1 petugas yang mengangkat telfeon nya mendapat laporan "Ini dari tim pengintai kapal, tepat didepan kita ada gunung Es besar, cepat putar Haluan". Dengan cepat nahkoda memutar kemudi kapal namun terlambat, kapal besar tersebut menabrak gunung es dan membuat bagian samping kapal Bocor, menewaskan 1600 orang.

Matius 25:13 "Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.

Andai saja petugas mengangkat telfon lebih awal pasti tragedi ini bisa teratasi dengan baik, demikian juga dengan kita saat mendengar suara dari Tuhan, terkadang kita sudah mendengar suara Tuhan melalui Hati kita, namun dengan muda kita meremehkan panggilan tersebut. Bila kesempatan itu adalah yang terakhir bisa saja kita tenggelam kedalam dosa yang tidak kita inginkan.

Firman Tuhan selalu mengingatkan kita supaya tetap waspada dan berjaga jaga, karena sejatinya Iblis sedang mengaum seperti singa yang kelaparan.

Itulah beberapa Ilustrasi Khotbah Tentang Tragedi Kapal Titanic, semoga artikel ini bisa membantu anda dalam membuat materi khotbah. Terimakasih sudah berkunjung dan Tuhan Yesus memberkati.

0 Response to "Ilustrasi Khotbah Tentang Tragedi Kapal Titanic"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel