Bagaimana Etika Berpacaran Kristen ?

etika pacaran kristen - Remaja dan juga Pacaran adalah 2 kata yang tidak bisa di pisahkan. Pacaran sendiri adalah konsep dari pemikiran orang orang di jaman modern. Di masa lalu ketika saya bertanya kepada kakek dan nenek saya, jaman dulu tidak ada yang namanya pacaran, kebanyakan dari mereka bisa menikah karena di jodoh kan, dan hubungan mereka bisa awet sampai maut yang memisahkan.


Penerapan perjodohan mungkin tidak akan mungkin bisa jika di terapkan di jaman modern ini, para remaja dan pemuda lebih cenderung memilih kebebasan dalam hal memilih calon pasangan yang akan merekah nikahi nanti.  Pacaran adalah dampak dari sebuah pergaulan, sehingga muncul lah rasa cinta yang membuat dua orang muda mudi sepakat untuk menjalin hubungan Pacaran.

Namun bagaimana pandangan kristen mengenai Pacaran?, apakah menurut alkitab pacaran itu salah?. Tidak kawan, Alkitab tidak pernah melarang untuk pacaran asalkan kita tau batasan-batasan dalam hal pacaran tersebut. Pacaran adalah fase pendekatan dimana kita bisa mengenal lebih dalam satu sama lain, bisa di bilang pacaran adalah tahapan pengenalan sebelum melamar dan menikah. Dalam masa pacaran tersebut kita bisa menentukan apakah dia cocok untuk kita atau tidak.

Pacaran harus di dasari dari Kasih Allah
Menurut pemuda pemudi masa kini pacaran adalah masa bersenang senang, untuk mengisi kekosongan dalam hati. Bagi orang kristen yang sejati pacaran harus di lakukan dengan sungguh sungguh, supaya pada tahap pengenalan kita bisa tau apakah diri kita siap menerima kekurangan dan kelebihan dari pasangan kita nantinya. Untuk perlu bagi kita untuk meluangkan waktu saat teduh dan meminta petunjuk dari Tuhan apakah dia adalah orang yang tepat untuk di jadikan pasangan Hidup.

Hati hati, Bedakan antara Cinta dan Birahi
Nafsu dan cinta hampir tidak bisa di bedakan, maka dari itu kita harus peka dalam hal ini. terkadang kita di butakan oleh fisik dari pacar kita, dan mengatas nama kan cinta untuk bisa memilikinya. Pada dasarnya cinta adalah saling melengkapi saling menjaga dan saling pengertian, sedangkan birahi tidak demikian, ia cenderung Egois

Matius 26:41 "berjaga jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh kedalam pencobaan".

Biasanya jika hubungan didasari Nafsu tidak akan awet, ia tidak akan bisa menerima segala kekurangan dari pasangannya saja, jika demikian bisa berpotensi masuk kedalam dosa zina. Lalu apakah bergandengan tangan, berpelukan dan berciuman di perbolehkan?.

Baca juga Ingin Membuat Orang Lain Bahagia?, Coba 17 Hal Kecil Ini

Sudah jelas tidak, Alkitab sudah jelas melarang perbuatan yang memicu kedalam dose perzinaan seperti yang di katakan 1 Korintus 6:18 Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.

Artinya bergandeng tangan, berpelukan dan bahkan berciuman adalah salah satu hal yang bisa memicu nafsu birahi. Maka dari itu sebaiknya hindari ketiga hal tersebut supaya kita tidak jatuh kedalam dosa. Maka dari itu selalu minta bimbingan tuhan dalam setiap langkah kalian.

Minta restu dari orang Tua
Resti dari orang tua adalah segalanya, setelah kalian berdoa kepada Tuhan mintalah pendapat dari ke dua orang tua kalian, Karena bisa jadi tuhan memberi petunjuk lewat kedua orang tua kalian. Jadi ajaklah pacar kalian dan perkenalkan dengan orang tua kalian masing masing, minta pendapat kepada mereka tentang pacar kalian, apakah mereka setuju jika kalian berhubungan dengannya. Segalanya agar menjadi lebih mudah jika kedua orang tua sudah saling merestui.

Itulah berapa dasar Etika Berpacaran Kristen, semoga bermanfaat bagi kalian yang ingin menjalin hubungan dengan seseorang. ketiga tips di atas saya rasa sudah cukup untuk menjawab pertanyaan mengenai etika pacaran.

0 Response to "Bagaimana Etika Berpacaran Kristen ?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel