Cerita, Foto & Harga Tiket Masuk Wisata Bahari Lamongan (WBL)

Halo Sahabat, lagi dengan saya kak Daniel. kembali lagi saya akan menulis artikel dokumentasi yang ke 2, sebelumnya saya sudah membuat artikel dokumentasi tentang Kumpulan foto Ibadah Christmas Eve 2019 Gereja Isa Almasih Surabaya.Tapi kali ini saya akan membagikan Foto dan sedikit cerita tentang Liburan Imlek 2020 pada hari sabtu lalu.


Libur Imlek kali ini saya habiskan bersama teman teman Karang Taruna RW 8. Sedikit Informasi selain saya menjadi ketua di pemuda Gereja Isa Almasih Surabaya (Bromo),saya juga menjabat sebagai Wakil ketua karang taruna di kampung "Medokan Semampir Indah Surabaya",kalau kalian tanya siapa anggota karang taruna yang jarang muncul di rapat, sudah pasti Saya tersangka nya. hahah

WBL atau Wisata Bahari Lamongan adalah destinasi wisata yang kami kunjungi berdasarkan voting dari para anggota, dan lucunya WBL tidak masuk dalam kandidat wisata yang akan kita kunjungi, tapi entah mengapa malah terpilih, sebelum nya yang masuk ada Hawai Waterpark Malang dan Gili Labak Madura. Kami pilih ke WBL karena rute dan juga anggaran dana khas yang kita punya.


Saya sudah 2x berkunjung ke WBL, namun kunjungan yang pertama belum terlalu berkesan,yang mungkin waktu itu usia ku baru nginjak tanah, eh masih kecil maksudnya. Saya kira di kunjungan yang ke dua ini biasa-biasa saja tidak ada yang spesial, nyatanya pada kunjungan yang ke 2 lebih  berkesan, banyak wahana yang saya coba bersama dengan teman-teman baru saya di Karang Taruna RW, canda tawa yang kami lakukan bersama menambah kekompakan antara anggota, tanpa memandang Ras, Suku dan juga Agama, oh ya saya satu satunya anggota menganut kepercayaan Kristen dalam kelompok ini, namun saya bersyukur masih bisa di terima dengan baik oleh semua rekan, bahkan di percaya untuk memikul beban sebagai wakil ketua.. hahaha

Udah ah pidatonya, langsung saja kita simak foto dan cerita saya yang sebenarnya gak penting penting amat buat kalian lihat :

Seperti biasa di depan pintu masuk kita akan di sambut dengan patung kepiting besar, kita foto fotolah disana, kapan lagi bisa foto bareng kepiting segede gaban gitu. Jangan ngaku sudah pernah ke Lamongan kalau belum foto bareng itu kepiting.

Untuk harga Tiket masuk ke Wisata Bahari Lamongan 2020 / 2021 adalah
Weekday : Rp90.000
Weekend : Rp110.000

Wahana yang pertama kita coba adalah Rumah Hantu, tapi sayang sekali saya gak ikut masuk karena antri dan gak menarik banget gitu, hantu nya bohongan. Halah buat apa lah sok berani masuk ke wahana gituan, kalau di lepas di tengah hutan atau didepan kuburan aja gak berani. hahaha (alasan padahal takut)

Yang ke dua Wahana Rumah Kucing kalau ndak salah, jadi dalam wahana itu ada banyak jenis kucing didalamnya misalnya kucing anggora, kucing persia, kucing bengal, Scottis Fold, Himalaya bahkan Kucing Garong pun ada haha. Tapi sayang kita gak bisa megang kucingnya, hanya bisa melihat mereka didalam kandang yang ada kaca nya.

Yang ke tiga kita naik wahana Roller Coaster, Ini wahana dari segala yang ekstrim yang saya coba di WBL. Saya di ajak oleh para ladeis anggota saya, sebagai cowok gw iyain donk, dimana harga diri saya sebagai cowok kalau menolak tantangan dari pada ladies. saya pikir mah cuma gitu doank easy lah.


Akhirnya saya naik sama salah satu rekan pria di anggota ini, sebenarnya dia cerita kalau Trauma naik wahana Roller Coster, entah kesurupan demit dari mana tiba tiba dia pengen nyoba dan ngajak saya buat naik bareng. Oh iya itu keretanya cuma sekali jalan, jadi 1 kereta isinya bisa 2 orang saja depan belakang, dan kembali sial, saya dapat kursi yang depan.

Tibalah giliran kami berdua, duduk dengan rasa penuh percaya diri, tapi dalam hati saya teriak dan berdoa "Tuhan, Jangan  masukan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat"

Kereta pun jalan pelan naik keatas, seolah olah kita masih di beri udara bebas sebelum masuk kedalam neraka, ternyata benar pada saat kereta turun kebawah rasanya kayak di banting Hulk, tikungan di lintasan itu bikin kita rasanya seperti di bolak balik Chef Juna pakai Centong kuali.

Selama kereta jalan kok ngerasa ada yang ngebentur di bagian kepala belakang, ternyata teman saya ketakutan sambil nunduk jidatnya nempel di bagian belakang kepala saya, alamak ini orang wajah garang bak boneka Chaki tapi naik Roller Coster kok berubah jadi boneka Berbie rijekan .

Tapi pada saat kereta berada diatas pemandangan disana sangat bagus, kita bisa melihat lautan luas yang ada di WBL, tapi tetap saja bagaimana bisa kita menikmati sebuah keindahan di tengah penderitaan?. hahaha


Masih yang ke 3, disaat yang lain antri naik wahana Roller Coster sebagian anggota ada yang jadi biduan dadakan karena ada wahana karaoke, bahagianya minta ampun karena di dalam ELF mereka gak jadi karokean soalnya gak ada yang bawa kabel data.

Yang ke Empat Kita masuk ke Wahana Istana (Dongeng) Boneka, jadi didalamnya kita naik kereta masuk ke ruangan besar dengan dekorasi bernuansa Arabian, ada boneka yang bergerak sambil ada narator record yang menceritakan tentang kisah Dongeng Abu Nawas kalau ndak salah.

Pertama masuk gw Exited banget donk karena di pintu depan seperti sepi, tapi nyata nya didalam masih ada ruang tunggu antrian giliran naik kereta, ahh sial buat apa tadi masuk, tapi terlanjur udh masuk ya gak bisa keluar.

Kembali Sial lagi gw disini dapat antrian paling belakang di antara kelompok gw, dan di belakang gw ada segerombolan Bocah SD resek yang kurang sopan santun. Lihat tingkah mereka rasanya pengen gw jadiin makanan ikan cupang, itu pun kalau ikan gw doyan.

Gilian saya semakin dekat, firasat ku kok gak enak, kayaknya gw bakal naik sama rombongan ini bocah. eh ternyata benar gw naik bareng mereka, satu kereta bisa diisi 7 orang dan saya satu satunya orang dewasa yang ada di kereta itu.

selama perjalanan gw mulai buka obrolan sama mereka tapi mereka kagak ada yang ngrespon atau jawab pertanyaan gw. Dalam pikiran pengen rasanya nuker posisi mereka sama Boneka yang ada disana, mereka yang jadi pajangan, bonekanya yang naik kereta bareng saya hahaha

Yang Kelima kita naik wahana Paus Dangdutan, dari namanya pasti sudah tau kalau wahana ini puas goyang goyang, panas matahari makin terik, tapi semangat kita buat naik wahana semakin membara, pas di wahana paus dangdut ini semua kelompok kita naik bersamaan, bahagia gw karena gak bareng bocah bocah tadi.

Pas jalan udah ternyata gitu gitu aja, di goyang goyang pelan muter dikit maju mundur kayak biduan dangdut yang lupa minum hemaviton, kita makin kepanasan tapi ini paus kok masih tetap goyang gak berhenti, dugaan gw sementara ini wahana pasti rusak, paus masih muter terus gw liat wajah operatornya kok kayak panik sambil mencet-mencet tombol. wah ini nih. hahahaha

ternyata benar pas udah mendekat ke landasan, operatornya matikan mesin wahana lewat bawah, dan buka sabuk pengaman kita dengan cara emergency, anjir kaum gw ini bawa dosa apa coba sampai naik wahana paus nya ngambek.

Wahana terakhir yang saya coba adalah Arum Jeram (gw namain ini aja, gak tau namanya). Awalnya kami semua tidak ada yang naik wahana ini, karena basah basahan dan gak ada yang bawa baju ganti, tapi entah mengapa ada celetukan, "mending kita pakai jas ujan aja aku bawa nih". Hmm resek nih anak.


Akhir nya kita naik, sebenarnya gak ada niat mau coba, udah nolak pake ngeles cara apapun tetap kalah sama paksaan dari mulut sakti para anggota. Naiklah saya dua orang sama sang ketua. Pada intinya setelah naik ini wahana gw gak mau coba lagi dah. hahahha

Itulah sedikit keluh kesah saya selama liburan bareng Karang Taruna RW 8. Gw berharap kedepan nanti kita liburan bisa lebih asik dari ini (itu pun kalau saya di ajak lagi)  hahah Amin. Gak kerasa udah 1000 kata lebih gw bikin artikel ini. hahah, btw thanks yak yang udah meluangkan waktunya buat baca ini artikel.






0 Response to "Cerita, Foto & Harga Tiket Masuk Wisata Bahari Lamongan (WBL)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel